Sistem Ekonomi Kerakyatan : Pengertian, Ciri-Ciri, Prinsip dan Tujuan

Sistem Ekonomi Kerakyatan


Sistem Ekonomi Kerakyatan

Pengertian Sistem Ekonomi Kerakyatan

Sistem ekonomi kerakyatan ialah sebuah sistem ekonomi yanng dimana kekuatan ekonomi dipegang oleh rakyat. Ekonomi rakyat sendiri sebuah kegiatan yang dilakukan oleh rakyat dalam mengelola sumber daya yang ada secara swadaya berdasarkan apasaja yang dapat rakyat kuasai.

Dalam pasal 33 UUD 1945 sudah dijelaskan bahwa ekonomi rakyat adalah sebuah sitem pereonomian ini bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat di dalam bidang ekonomi. 

Dari penjelasan diatas sudah dapat dilihat bahwa tujuan dari sistem ekonomi kerakyatan sendiri adalah untuk mencapai kedaulatan rakyat itu sendiri. Contoh ekonomi rakyat yang mungkin sudah anda kenal seperti Usaha Kecil dan Menegah (UKM). UKM ini diharapkan dengan keberadaannya dapat memenuhi kebutuhan dasar dari masyarakat

Dalam menentukan sistem ekonomi suatu negara harus membutuhkan banyak pertimbangan. Di Indonesia sendiri juga dalam menentukan sitem ekonomi harus membutuhkan banyak sekali pertimbangan.

Apablia kita lihat sejaranya, dulu pada awalnya banyak negara berkembang juga termasuk indonesia memilih menerapkan teori pertumbuhan dalam sistem ekonominya. Ini diterapkan karena melihat dari pengalaman negara-negara Eropa yang telah sudah terlebih dulu sukses menerapkan terori ini dan ekonomi mereka pun mengalami peningkatan setiap tahunnya. 

Namun teor ini tidak sepenuhnya cocok diterpakan terutama di negara-negara yang masih berkembang. Banyak negara-negara berkembang yang menerapkan teori ini justru mengalami kegagalan. 

Baca Juga : Hukum Ekonomi Syariah ???

Maka dari itu Indonesia mencari alternatif lain dalam menerapkan sitem ekonomi kerakyatan. Salah satu opsi yang didapat adalah dengan menggunakan konsep pembangunan. Konspe ini diharapkan dapat meningkatan pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia 

Ciri - Ciri Sistem Ekonomi Kerakyatan

Dalam sitem ekonomi kerakyatan masayarakat dituntut untuk selalu berperan aktif dalam setiap ekonomi negara. Dan pemerintah juga dituntut untuk menciptkan iklim dan celah serta fasilitas dalam pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.

  • Menerapkan prinsip persaingan yang sehat dengan bertumpu pada mekanisme pasar yang adil;
  • Memperhatikan pertumbuhan ekonomi, kepentingan sosial, nilai keadilan, serta kualitas hidup;
  • Dapat mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan dari masa ke masa;
  • Menjamin kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat dalam dalam melakukan usaha dan bekerja
  • Harus adanya perlindungan terhadap hak konsumen dan perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat.

Prinsip Sistem Ekonomi Kerakyatan

Dalam menjalankan sistem ekonomi kerakyatan ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dan menjadi peatokan agar sitema yang dijalankan dapat berjalan dengan sebagaimana yang diharapkan. 

  • Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas dasar azas kekeluargaan,
  • Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara,
  • Bumi, air, dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya, dikuasai oleh negara dan harus dipergunakan bagi kemakmuran dan keseahteraan rakyat sepenuhnya.

Baca Juga : Pengertian Ekonomi Mikro Dan Makro Serta Perbedaanya 

Tujuan Sistem Ekonomi Kerakyatan

Tujuan utama diadakan sistem ekonomi kerakyatan adalah demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan untuk mewujudkan itu harus adapeningkatan kemampuan yang dimiilki oleh masyarakat dalam mengendalikan kegiatan perekonomian yang ada.

Dari tuujuan diatas, ekonomi kerakyatan ini kemudian dijabarkan lagi ke dalam lima sasaran pokok ekonomi kerakyatan. Berikut adalah lima sasaran pokok ekonomi kerakyatan :
  • Ketersediaan peluang atau lowongan kerja serta penghidupan yang layak bagi seluruh masyarakat.
  • Terlaksananya sistem jaminan sosial yang bagi anggota masyarakat yang membutuhkan, teutama seperti bagi fakir miskin dan anak-anak terlantar.
  • Distribusi kepemilikan modal material yang berlangsung relatif merata di antara anggota masyarakat.
  • Penyelenggaraan sekolah gratis.
  • Terjaminnya kemerdekaan bagi setiap anggota masyarakat dalam mendirikan serikat-serikat ekonomi, atau menjadi anggota di dalamnya
Demikian materi kali ini mengenai Pengertian sistem ekonomi kerakyatan, Ciri-ciri sistem ekonomi kerakyatan, Prinsip sistem ekonomi kerakyatan dan tujuan sistem ekonomi kerakyatan...

Semoga dapat bermanfaat buat anda...


EmoticonEmoticon