6 Jenis Usaha Kecil Menengah (UKM)

Usaha Kecil Menengah (UKM)
Usaha Kecil Menengah (UKM) 

Usaha Kecil Menengah (UKM)
. Perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia sekarang ini tentu punya peranan yang sangat penting dan telah banyak memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan pembangunan serta perekonomian negara .

Peluang bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) sendiri memnag sangat menguntungkan dan bisa memberikan penghasilan yang cukup besar. Bisnis ini sangat cocok untuk pemula yang baru saja mulai terjuan di dunia bisnis. 

Kunci sukses dalam bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) sendiri tidak telepasa dari strategi kita dan kreatifitas kita dalam mengolah bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM). Semakin kreatif anda maka peluang anda untuk bersaing dan mendapatkan penghasilan besar semakin terbuka lebar.

6 Jenis Usaha Kecil Menengah (UKM) Modal Kecil


Berikut contoh bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa memberikan inspirasai anda dalam memulai bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) :


1. Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bidang Kuliner

Usaha Kecil Menengah (UKM) pertama yang  berpeluang untuk  menggapai  sukses  adalah UKM bidang kuliner. Kuliner yang berkaitan  dengan makanan ini  tentu akan selalu dicari oleh setiap  orang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Maka dari itu bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) dibidang kuliner ini tak  akan pernah mati jika  Anda   bisa mengerjakannya  dengan baik. Bisnis UKM di bidang kuliner ini sendiri ada banyak  macamnya, sebut saja  kuliner makanan ringan (camilan), minuman, hingga makanan pokok.  dari semua kategori bisnis kuliner tersebut  sama-sama  mempunyai peluang dan prospek yang  cukup bagus untuk Anda  jalankan  sebagai usaha skala besar atau skala kecil (UKM).

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Frozen Food Rumahan

Usaha Kecil Menengah (UKM) dibidang kuliner yang telah memperoleh sukses sendiri sudah  banyak. Pada  jenis kuliner camilan kita bisa  lihat keripik Maicih kreasi Reza Nurhilman. Pada  jenis kuliner minuman kita bisa lihat es teler 77 milik Munriati dan Untuk jenis kuliner makanan pokok ada Pecel Lele Lela yang  dirintis oleh Rangga Umara. Dari Ketiga contoh bisnis kuliner  tersebut memang  sudah mencapai kesuksesannya bila  sekarang mau meniliknya dari omset  dan jumlah cabangnya. Meski sepertinya tidak seperti kelas UKM jika  dilihat kondisinya sekarang, namun perlu  kamu tahu bahwa ketiganya  merintis usahanya  itu dari skala kecil atau UKM.

2. Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bidang Fashion

Apabila  kamu tidak tertarik dengan dunia kuliner maka  kamu  dapat melirik  jenis UKM yang berikutnya  yaitu UKM di bidang fashion. Usaha dibidang fashion ini juga memiliki  peluang yang besar  untuk sukses karena pakaian termasuk salah satu kebutuhan pokok atau primer yang akan selalu dicari manusia. Apalagi saat  ini pakaian yang terus mengalami perkembangan  style, maka hal ini akan berimbas  pada dunia fashion yang akan membuatnya semakin terus mengalami perkembangan.

Jenis-jenis bisnis fashion sendiri ada banyak jumlahnya.  Salah satunya fashion pada kategori pakaian pria atau wanita, fashion pakaian muslim, fashion pakaian model korea, dan  lainnya. Contoh kita  dapat menyebut  Merk Jilbab Rabbani yang telah   berhasil menjalankan bisnisnya dari skala kecil (UKM). Dengan memfokuskan  pada para wanita muslimah, Jilbab Rabbani  menawarkan fashion muslimah yang bernilai dan bermutu. Dalam menjalankan bisnisnya ini Jilbab Robbani sendiri menerima reseller untuk  memperoleh keuntungan dari penjualan produk mereka. Tidak   cuma Jilbab Rabbani, saat  ini sendiri  telah banyak suplier brand fashion yang menawarkan  sistem penjualan dengan cara reseller ataupun dropship. Dari sini kita pun  dapat  memulai bisnis  walupun dengan modal yang relatif kecil.

3. Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bidang Pendidikan

Bila kamu memiliki bakat dan kegemaran pada bidang pendidikan, maka Anda bisa membuka bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM)di bidang pendidikan. Pendidikan yang semakin tahun semakin menuntut keseriusan dan menjadi kebutuhan agar bisa menyongsong masa depan yang lebih cerah membuat banyak orang mengejar pendidikan ini dengan tingkat yang setinggi-tingginya. Maka dari itu akan banyak peminat dari masyarakat untuk mendapatkan pendidikan. Untuk skala kecil (UKM) bisa jadi kamu akan kesulitan untuk membuka sekolah dan universitas yang membutuhkan dana yang besar.

Namun  peluang  kamu belum tertutup bila  Anda  hanya  mempunyai modal  kecil untuk membuka usaha dibidang pendidikan ini. Bagaimana caranya?  kamu  dapat membuka tempat kursus atau bimbingan belajar (bimbel) dan lembaga pendidikan non formal lainnya. Lembaga-lembaga non formal ini tidak akan membuat  kamu harus mengeluarkan dana besar untuk memulainya.

Salah satu contoh bisnis dibidang  pendidikan yang kini  sukses dari usaha  mulanya dengan skala kecil (UKM) adalah Ganesha Operation (GO). Lembaga pendidikan yang dipelopori  oleh Bob Foster ini memang  sudah sukses menjadikan bimbingan belajarnya sebagai yang terdepan di Indonesia.

Contoh yang lain ialah Robota Robotics School yang merupakan lembaga pendidikan robot terbesar di Indonesia yang mulai menyebar ke ke seluruh masayarakat Indonesia. Selain Ganesha Operation dan Robota Robotics School ada juga International Language Program (ILP) yang merupakan sebuah lembaga pendidikan bahasa Inggris. ILP yang kini menghadirkan kerja sama dalam bisnis waralaba juga mengawali usahanya dari skala kecil (UKM).

4. Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bidang Otomotif

Anda  hobi  dengan dunia otomotif? Mengapa  tidak  membuka bisnis UKM dibidang otomotif saja. Dengan hobi yang kamu miliki kamu dapat menjadikan bisnis ini berhasil dan sukses. Dengan adanya pertumbuhan dan perkembangan bidang otomotif di Indonesia maka membuat para konsumennya semakin tahun semakin besar, kamu dapat memulainya dari kecil dulu. Seperti yang dilakukan oleh beberapa perusahaan berikut yang mengawali karirnya dengan Usaha Kecil Menengah seperti : AHRS (Asep Hendro Racing Sport) juga mengawali bisnis ini dari kecil (UKM).

Selain menyediakan spare part, kamu juga dapat menjalankan UKM dibidang otomotif ini dengan menjual jasa cuci kendaraan, menjual helm dan perlengkapan kendaraan atau juga membuka bengkel dan lain sebagainya.

5. Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bidang Agrobisnis

Indonesia yang mempunyai tanah yang sangat subur tentu ini merupakan modal yang luar biasa untuk kamu mengembangkan UKM dibidang agrobisnis. Agrobisnis sendiri ialah suatu usaha dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Dengan meyediakan lahan atau tempat yang kamu miliki, kamu hanya perlu membeli bibit tanaman atau hewan yang harganya tidak terlalu mahal dan menanamnya atau memeliharanya untuk  dirawat dan  menghasilkan keuntungan dari panen yang nantinya. Contoh beberapa hasil dari UKM agrobisnis ini sendiri diantaranya padi, sayur-mayur, buah-buahan dan hasil dari peternakan yaitu berupa daging , telur atau susu. Dari hasil UKM agrobisnis ini akan tampak bahwa produknya akan selalu dicari oleh orang-orang.

Jadi kamu tidak perlu khawatir terkait lahan pasarnya. Yang perlu kamu pikirkan untuk dapat membuat bisnis ini sukses adalah kualitas dari produk agrobisnis yang kamu dihasilkan. Salah satu contoh bisnis agrobisnis yang sudah sukses yaitu kemchick milik Bob Sadino. Diawali dari bisnis biasa (UKM), Bob Sadino kini telah berhasil mengembangkan Kemchick menjadi bisnis yang bertaraf dan berkualitas modern yang cabangnya tersebar diberbagai tempat.

6. Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bidang Teknologi Internet

Yang terakhir bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menjanjikan untuk dijalankan adalah UKM dibidang teknologi internet. Sekarang ini di zaman yang serba canggih, UKM memang dapat menyasar bisnis  dalamn bidang digital berbasis teknologi internet atau biasa dikenal dengan  istilah bisnis “startup”. Kebutuhan akan informasi, hiburan dan layanan yang semakin luas dari publik menjadikan bisnis startup ini semakin tahun semakin berkembang. Dan untuk memulai bisnis ini kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang dalam jumlah yang besar. Kamu hanya cukup menyediakan sebuah aplikasi atau situs yang dapat kamu bikin sendiri dengan server yang dapat dibeli dengan harga yang terjangkau.

Beberapa contoh bisnis startup  di Indoensia diantaranya kaskus yang dipelopori oleh Andrew darwis, Arnold Sebastian pendiri TokoBagus.com, Ahmad Zaky pendiri BukaLapak.com serta komik digital Si Juki yang menawarkan konten segar dan lucu bagi para pembacanya.

Baca Juga : Daftar Startup Terbaik Indonesia Di Bidang Pendidikan


Itulah 6 Jenis Usaha Kecil Menengah (UKM), semoga dapat menjadi inspirasi buat anda.  


EmoticonEmoticon